Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Sign In with Google Sign In with OpenID

Cara Tepat Menyeleksi Mur Racing Di Roda

Tren Penggantian Mur di roda dengan mur beraksi racing memang lagi menyebar. Lihatlah saja beberapa mur pada pelek mobil nampak menonjol dr lubang baut pada jentera. Sebenarnya sah-sah saja untuk anda yang ingin penampilan mobil anda terlihat kian catcy. Akan tetapi agar nantinya tidak menyiapkan masalah, di pemilihanaya kendati harus diperhatikan.

Dipasaran banyak sekali beredar mur-mur roda yang bergaya racing dengan martabat yang puspa-warna. Salah satunya ialah merek mur baut Tiruan D1 Spec yang dibanderol dengan martabat 300 ribu untuk 1 setnya (20 buah). Mur jenis itu berbahan alumnium, jika dibandingkan dengan fiil pabrik pasti lebih terdaya yang bawaan pabrik. Bila anda ingin mengganti mur roda atermarket yang beraksi racing sepatutnya jenis serta ukuran pelegnya. Jika ukuranya sudah naik diatas 3 inchi mulai standar sepatutnya jangan dipilih. Selain penerapan mur berbahan almunium, mur berbahan stainlees juga harus diperhatikan. Begitu kondisi gelindingan masih untuk keadaan gawat jangan mengawali baut rucah karena sanggup mengakibatkan drat tergerus.

Berbeda jika anda menggunakan mur roda racing yang original seperti titel SSR, Reys, ataupun Enkei yang rata-rata memiliki 2 jenis mur roda diantaranya jenis duralumin dan floating. Jenis Floating memiliki dinding miring dalam sekeliling mur yang berfungsi untuk mengurung kerusakan pada pelek. Akan tetapi untuk acara harga, mur roda jenis ini memang agak nadir. Biasanya dipasaran dibanderol beserta kisaran martabat 1, 8 juta lalu 3 juta. Meskipun sedang mahal namun, sebanding beserta kualitasnya.

Cara Mengukur Baut
Untuk standar baut tersebut biasanya mempergunakan satuan milli dan inchi. Untuk standar kepala baut ini biasanya hanya pada gunakan bagi ukuran sendi. Sedang baut ini cara mngukurnya seharga menghitung drat yang mengakar pada bagian pada bagan dalam. Dan peranti yang pada gunakan bagi mengukur baut ini mempergunakan sketmat. Oleh karena itu rumusnya merupakan Diameter X panjang Drat. Jika saya mengkur baut untuk jenis Taping, oleh sebab itu yang kudu kita ukur adalah kepalanya, bukan diameter ulirnya, Tua-tua baut taping X panjang baut.

Nah dengan memperhatikan tips lebih dari semoga dapat membantu engkau dalam memilih mur gelindingan yang beraksi racing. Tapi jika engkau memilih bagi menggantinya pada mur tonggak perhatikan juga jenisnya. Setidaknya ada 2 jenis mur roda standar yaitu jenis cone serta sleeve. Perlu anda ketahui bahwa mur jenis cone tidak siap diaplikasikan pada kendaraan yang menggunakan mur jenis sleeve begitu juga meskipun.
Sign In or Register to comment.